Siapa Capres Cawapres 2024 Menurut Responden di Indonesia Timur?

  • Share

Lembaga survei Index Indonesia merilis nama-nama bakal calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) potensial pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 menurut responden di wilayah Papua, Maluku, Sulawesi, dan Kalimantan (Pamasuka).

Survei dilakukan selama bulan Agustus dengan 1.000 resonden berusia diatas 17 tahun. Dengan menggunakan multistage random sampling, tingkat kepercayaan survei sebesar 95% dengan margin of error 3,2%.

Menurut Direktur Index Agung Prihatna dalam rilis secara daring, Jumat 10 September 2021, ada lima nama capres dan cawapres yang cukup potensial di mata warga Pamasuka.

Capres Potensial 2024

NamaPopularitasElektabilitas
Prabowo Subianto98,3%85,5%
Anies Baswedan95,4%86,5%
Puan Maharani88,9%49,9%
Ganjar Pranowo70,4%86,3%
Airlangga Hartarto51,4%68,6%
Sumber: Survei Index Indonesia

Namun popularitas belum tentu seiring dengan akseptabilitas. Soal seberapa diterima mereka oleh publik sebagai Capres, petanya jadi berbeda.

“Meskipun popularitas Ganjar belum ideal namun nilai akseptabilitasnya cukup baik, setara dengan Prabowo dan Anies. Sebaliknya Puan Maharani, popularitas ideal namun akseptabilitasnya rendah,” kata Direktur Index Agung Prihatna dalam rilis daring, Jumat (10/9).

Dalam artikel yang ditulis temangopi.com berjudul: Baliho Bertitik-Titik Tapi Elektabilitas Turun Sebelanga dijelaskan, elektabilitas Puan memang masih sangat jauh dan hanya dalam kisaran 1,4% sementara Ganjar Pranowo 20,6%.

Cawapres Potensial 2024

NamaPopularitasJabatan
Sandiaga Uno96,9%Menparekraf
AHY75,7%Ketum Partai Demokrat
Tito Karnavian58,7%Mendagri
Muhaimin Iskandar52,1%Ketum PKB
Andi Amran Sulaiman27,2%Mantan Mentan
Sumber: Survei Index Indonesia

Direktur Index Agung Prihatna menyebut, orang Indonesia Timur sepertinya belum menemukan tokoh lokal untuk dicalonkan sebagai pemimpin negara. Sehingga nama-bama capres relatif sudah paten dan sulit digoyang.

Hanya saja, untuk figur cawapres, ditemukan satu nama lokal yang cukup dinamis, yaitu Amran Sulaiman, mantan Menteri Pertanian yang berdarah Bugis.

Baca juga : Hasil Survei Indikator Agustus 2021 Terhadap Elektabilitas Capres dan Parpol

Dengan konstelasi seperti itu capres berada dalam persimpangan, apakah memilih pendamping yang berbasis partai atau kedaerahan.

“Calon wakil presiden yang memiliki pengaruh kedaerahan memiliki sebaran kurang merata, namun biasanya memiliki pendukung yang solid dan militan,” pungkas Agung.

Skenario Koalisi Parpol Pemilu 2024

Sementara itu, Peneliti Center for Strategic Policy Studies (CSPS) Universitas Indonesia Marlon S Kansil pada 8 September 2021 seperti dilansir Antara mengemukakan hasil kajian terkait partai politik jelang Pemilihan Presiden 2024.

Hasilnya, partai politik di Indonesia belum menentukan sikap dan membahas kemungkinan membentuk koalisi nantinya. Marlon melakukan kajian dari berbagai media sosial dalam sepekan terakhir.

Partai politik di Indonesia disebut masih membicarakan masalah internal, program, dan kebijakan politik partai. Padahal, katanya, beberapa pengamat dan hasil survei telah membuat prediksi skenario koalisi partai politik yang kemungkinan terbentuk pada Pemilihan Presiden 2024.

Beberapa skenario koalisi yang kerap muncul, PDI Perjuangan dan Partai Gerindra. Kemudian, Partai Golkar bersama PKB, PAN, dan PPP. Partai NasDem berkoalisi bersama Partai Demokrat dan PKS.

Artikel berjudul “Siapa Capres Cawapres 2024 Potensial Menurut Responden di Indonesia Timur?” yang tayang di temangopi.com versi PDF nya bisa diunduh sekaligus sumbernya pada link tautan dibawah ini:

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *