Kata Bijak Politik Fidi Baiq, Muhaimin Iskandar dan Najwa Shihab

  • Share
Foto : Pixabay

Seorang politikus atau politisi ibarat etalase. Setiap orang bisa melihatnya. Apa yang dia kerjakan, begitu pula cara orang melihat perilakunya. Apa yang dia ucapkan, seperti itu juga akan dikutip atau bahkan diajarkan oleh para penganut madzhab politiknya.

Maka, kemudian lahirlah kata bijak di dunia politik. Baik dari rahim politikusnya langsung maupun dari bukan tokoh politik.

Biasanya, kata bijak dari tokoh politik diucapkan saat orasi di hadapan konstituennya, pengurus partai maupun saat mengomentari isu-isu politis. Sementara, kata bijak dari bukan tokoh politik, biasanya merupakan kegelisahan, ‘kemarahan’ atau mengungkapkan perasaan setelah melihat para aktor politik memainkan perannya masing-masing.

1. Kata Bijak Politik Dari Pidi Baiq

“Rakyat adalah mulut yang menjadi bisu karena diambil suaranya waktu pemilu.”

Nama lengkapnya Herdi Pidi Baiq. Lahir di Bandung, Jawa Barat, 8 Juli 1972. Ia merupakan seniman multitalenta sekaligus penulis novel dan buku, dosen, ilustrator, komikus, musisi serta pencipta lagu.

Namanya mulai dikenal melalui grup band The Panas Dalam yang didirikan tahun 1995. Pidi Baiq semakin dikenal setelah karya novelnya berjudul Dilan di filmkan dan laris di pasaran.

Trilogi Dilan masing-masing berjudul Dilan: Dia adalah Dilanku (2014), Dia adalah Dilanku (2015) dan Milea: Suara dari Dilan (2016).

2. Kata Bijak Politik Muhaimin Iskandar

“Politik akan penuh makna dan memiliki kekuatan apabila mengakar dengan budaya dan tradisi yang kokoh.”

Drs. H. Abdul Muhaimin Iskandar, M.Si. atau dipanggil Cak Imin, lahir di Jombang, Jawa Timur, 24 September 1966; umur 54 tahun. Muhaimin Iskandar merupakan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Setelah lulus dari Aliyah tahun 1985, Muhaimin Iskandar melanjutkan pendidikan sarjananya di FISIP Universitas Gadjah Mada (UGM) selesai pada usia 26 tahun. Ia melanjutkan masternya 10 tahun kemudian di Universitas Indonesia (UI) bidang komunikasi dan lulus tahun 2001. Pada tahun 2017, Muhaimin Iskandar memperoleh doctor honoris causa dari Universitas Airlangga Surabaya.

Perjalanan politik pria asal Jombang ini sangat lengkap. Ia memulai dengan menjadi aktivis, pengurus partai, anggota dewan, hingga menjadi menteri. Sosok ini menjadi panutan politik bagi kader PKB dan sebagian besar warga NU. Ia bahkan dinobatkan sebagai “Panglima Santri”.

3. Kata Bijak Politik Najwa Shihab (1)

“Terseret musim kampanye politik, karena alasan ideal atau sekadar taktik.”

Najwa Shihab lahir di Ujung Pandang, 16 September 1977. Ia merupakan pembawa acara, jurnalis, aktris, feminis, dan aktivis media sosial Indonesia. Ia pernah menjadi jangkar berita dalam program berita prime time Metro Hari Ini, Suara Anda dan program gelar wicara Mata Najwa.

Najwa merupakan alumni Fakultas Hukum UI angkatan 1996. Semasa SMA ia terpilih mengikuti program American Field Service (AFS) yang dilaksanakan oleh Yayasan Bina Antarbudaya.

Ia merintis karier di RCTI. Tahun 2001 bergabung dengan Metro TV. Pada Agustus 2017, melalui episode Catatan tanpa Titik, ia resmi mengundurkan diri dari MetroTV yang telah membesarkan namanya.

Pada 10 Januari 2018, Najwa Shihab melalui Mata Najwa tampil kembali di Trans7 dengan tetap menempati slot yang sama seperti sewaktu di Metro TV.

4. Kata Bijak Politik Najwa Shihab (2)

 “Wajib bagi pemimpin muda politik, bekerja dengan kesadaran publik.”

Pada tahun 2005, Najwa Shihab memperoleh penghargaan dari PWI Pusat dan PWI Jaya untuk laporan-laporannya dari Aceh, saat bencana tsunami melanda pada Desember 2004.

Liputan dan laporannya dinilai memberi andil bagi meluasnya kepedulian dan empati masyarakat luas terhadap tragedi kemanusiaan itu.

Tahun 2006 ia terpilih sebagai Jurnalis Terbaik Metro TV dan masuk nominasi Pembaca Berita Terbaik Panasonic Awards.

Pada tahun yang sama, bersama sejumlah wartawan dari berbagai negara, Najwa terpilih menjadi peserta Senior Journalist Seminar yang berlangsung di sejumlah kota di AS, dan menjadi pembicara pada Konvensi Asian American Journalist Association.

Tahun 2007, Najwa masuk nominasi Pembaca Berita Terbaik Panasonic Awards dan ajang bergengsi lainnya di tingkat Asia, yaitu Asian Television Awards untuk kategori Best Current Affairs/Talkshow Presenter.

Itulah beberapa kata bijak politik dari tokoh partai politik dan tokoh publik di Indonesia. Semoga menjadi inspirasi.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *