Kata Bijak Perumpamaan Politisi dan Mahalnya Ongkos Politik

  • Share
Foto : Pixabay

Politisi atau politikus mungkin salah satu diantara status sosial yang didambakan banyak orang. Salah satu contoh betapa orang berbondong-bondong menjadi calon anggota legislatif (caleg) meskipun alokasi kursi baik DPR dan DPRD sangat terbatas.

Dibawah ini aku tertarik dengan tiga kata bijak politik yang dilontarkan oleh Nikita Krushchev, Austin O’Malley, Will Rogers dan Cal Thomas. Bagaimana mereka membuat perumpamaan yang jika direnungkan (mungkin) ada benarnya.

Misalkan soal janji politik yang tidak pernah ditepati. Kemudian, karakter politikus yang semakin konstituennya mendekat, justru semakin memperlebar jarak sehingga menimbulkan kekecewaan.

Selain itu, ini fakta khususnya di Indonesia, betapa ongkos politik begitu mahal. Momen-momen politik seperti Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Pemilihan legislatif (Pileg) sudah menjadi ladang transaksi  yang soleh memaksa harga.

1. Kata Bijak Politik Nikita Krushchev

“Politisi semuanya sama. Mereka berjanji untuk membangun jembatan, meski tidak ada sungai.”

Nikita Sergeyevich Khrushchev lahir di 15 April 1894 dan meninggal 11 September 1971. Ia merupakan politikus yang pernah memimpin Uni Soviet pada masa-masa awal Perang Dingin.

Ia pernah menjabat Ketua Dewan Menteri Uni Soviet. Pada masa kepemimpinannya, Khrushchev melakukan proses destalinisasi, mendukung pengembangan program luar angkasa Soviet, dan mencetuskan beberapa reformasi kebijakan dalam negeri yang cukup liberal.

Ia ‘terlempar’ dari kekuasaan oleh teman separtainya Khrushchev tahun 1964 dan digantikan oleh Leonid Brezhnev sebagai Sekretaris Pertama dan Aleksey Kosygin sebagai Perdana Menteri.

2. Kata Bijak Poliyik Austin O’Malley

“Seorang politikus itu seperti air raksa: jika Anda mencoba untuk menyentuh dia, Anda tidak akan menemukan apa pun di baliknya.”

Ia lahir pada 1 Oktober 1858 di Pittston, Pennsylvania dari pasangan William O’Malley dan Katherine Ward. Austin adalah seorang profesor sastra Inggris di Universitas Notre Dame sampai tahun 1902.

3. Kata Bijak Politik Will Rogers

“Politik itu mahal, bahkan untuk kalah pun kita harus mengeluarkan banyak uang.”

William Penn Adair Rogers (4 November 1879 – 15 Agustus 1935) adalah seorang koboi, pelawak, komentator sosial, pemain sandiwara vaudeville dan aktor Amerika Serikat.

Rogers lahir dari keluarga Indian. Suka mengendarai kuda dan menggunakan lariat. Ia pernah masuk dalam Guinness Book of World Records untuk lemparan talinya 3 kali dan yang ketiganya menangkap leher kuda.

4. Kata Bijak Politik Cal Thomas

“Salah satu alasan orang membenci politik adalah bukan kebenaran menjadi tujuan politisi, tapi pemilihan dan kekuasaan.”

Thomas lahir pada tahun 1942 di Washington. Selama tahun 1960-an dan awal 1970-an ia bekerja sebagai reporter di NBC News . Selama jeda dalam pendidikan sarjana, ia bergabung dengan Angkatan Darat AS , dan bertugas di Radio Angkatan Bersenjata di New York.

Programnya di CNBC dinominasikan untuk CableACE Award pada 1995. Kolomnya, yang dimulai pada 1984 disindikasikan oleh Tribune Content Agency. Thomas bergabung dengan Fox News sebagai kontributor politik pada tahun 1997.

Dia adalah panelis di Fox News Watch , sebuah program Fox News Channel yang mengritik liputan media, dan sampai September 2005 menjadi pembawa acara After Hours dengan Cal Thomas di jaringan yang sama.

Thomas telah banyak menulis tentang isu-isu politik dan dia mendukung, antara lain, banyak posisi Amerika terkait dengan Israel.

Itulah empat kata bijak politik tentang perumpamaan politisi dan mahalnya ongkos politik. Semoga menginspirasi!

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *